ANALISIS PENGGUNAAN BENIH NON SERTIFIKAT DAN BENIH BERSERTIFIKAT PADI SAWAH DI DESA WIA-WIA KECAMATAN POLI POLIA KABUPATEN KOLAKA TIMUR

Authors

  • Gede Wiwintuarta Universitas Muhammadiyah Kendari
  • Ahmad Muhlis Nuryadi Universitas Muhammadiyah Kendari
  • Basri Sufa Universitas Muhammadiyah Kendari

DOI:

https://doi.org/10.31539/1n35fe21

Keywords:

Benih bersertifikat, Benih non-sertifikat, Pendapatan usahatani, Padi sawah, Biaya produksi

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menilai perbedaan biaya produksi, penerimaan, pendapatan, serta faktor-faktor yang memengaruhi keputusan petani dalam memilih benih bersertifikat dan non-sertifikat pada usahatani padi sawah di Desa Wia-wia, Kecamatan Poli-polia, Kabupaten Kolaka Timur. Metode yang digunakan adalah survei dengan 76 responden, terbagi menjadi dua kelompok berdasarkan jenis benih yang digunakan. Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif dan diuji perbedaannya menggunakan Independent Samples t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa petani yang menggunakan benih non-sertifikat memiliki total biaya produksi lebih tinggi, yakni Rp18.977.483, dibandingkan petani pengguna benih bersertifikat sebesar Rp18.365.830. Sebaliknya, penerimaan dari penjualan padi pengguna benih bersertifikat lebih besar, yaitu Rp54.817.892, sedangkan kelompok non-sertifikat hanya Rp42.927.155. Perbedaan ini menghasilkan pendapatan bersih yang signifikan; petani benih bersertifikat memperoleh Rp36.452.062, sementara petani non-sertifikat Rp23.949.672, dengan uji t menunjukkan nilai signifikansi 0,000. Kesimpulannya, penggunaan benih bersertifikat memberikan keuntungan ekonomi lebih tinggi dan efisiensi biaya produksi lebih baik. Oleh karena itu, perlu adanya upaya untuk meningkatkan akses, sosialisasi, dan dukungan pemerintah agar lebih banyak petani menggunakan benih berkualitas tinggi.

References

Angelia, N. (2024). Analisis perbandingan pendapatan usahatani padi sawah pengguna benih bersertifikat dengan benih non sertifikat. Societa: Jurnal Ilmu-Ilmu Agribisnis, 13(1), 58–64.

Anisya, A. P. M., & Wibowo, T. N. E. (2024). Analisis Pendapatan Petani Pengguna Benih Padi Bersertifikat dan Tidak Bersertifikat di Kabupaten Bantul. JASRD, 4(1).

Arifin. (2015). Pengantar Ekonomi Pertanian. Bandung: CV. Mujahid Press.

Astuti, L. T. W., Sembiring, B. B., & Perangin-angin, M. I. (2023). Pengaruh karakteristik sosial ekonomi petani terhadap penerapan rekomendasi pemupukan untuk keberlanjutan usaha kelapa sawit di Kecamatan Babalan. Jurnal Penyuluhan, 19(2), 319–334. https://doi.org/10.25015/19202345324

Boediono. (2018). Ekonomi Makro. Yogyakarta: BPFE.

BPS. (2024). Dinas Pertanian Kabupaten Kolaka Timur.

BPS. (2025). Dinas Pertanian Kabupaten Kolaka Timur.

Darisman, E., et al. (2020). Analisis Perbandingan Pendapatan Usahatani Padi Yang Menggunakan Benih Bersertifikat Dengan Yang Tidak Menggunakan Benih Bersertifikat (Suatu Kasus di Desa Bojongmalang Kecamatan Cimaragas Kabupaten Ciamis). Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH, 7(3).

Djojohadikusumo, S. (1990). Ekonomi Umum 1, Aza-Azaz, Teori Dan Kebijaksanaan. Jakarta: Erlangga.

Dunia, F. A., Abdullah, W., & Sasongko, C. (2018). Akuntansi Biaya, Edisi 4 Revisi. Jakarta: Salemba Empat.

Geasti, G., Haryono, D., & Affandi, M. I. (2019). Struktur biaya, titik impas, dan pendapatan usahatani padi di Kecamatan Seputih Raman Kabupaten Lampung Tengah. Jurnal Ilmu-Ilmu Agribisnis, 7(3), 292–297.

Gumanti, C. P., & Nauly, D. (2022). Analisis Pendapatan Usahatani Beras Merah Organik: Studi Kasus Kelompok Tani Sarinah Bandung. Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis (JEPA), 6(3), 1182–1191.

Hadiutomo, K. (2010). Mekanisasi Pertanian. Bogor: IPB Press.

Hernanto, F. (2006). Ilmu Usahatani. Jakarta: Penebar Swadaya.

Husodo, S. Y., Suta, I. P. G. A., Mulyanto, B., Darmawan, T., Suryopratomo, I., Ismail, T., Sumardjo, K., Sabiham, S., Said, E. G., Nasution, M., Dillon, H. S., Saragih, B., Masroh, A. H. (2004). Pertanian Mandiri. Jakarta: Penebar Swadaya.

Ibrahim, R., Halid, A., & Boekoesoe, Y. (2021). Analisis biaya dan pendapatan usahatani padi sawah non irigasi teknis di Kelurahan Tenilo Kecamatan Limboto Kabupaten Gorontalo. Agrinesia, 5(3), 176–181.

Irawan, B. (2015). Dinamika produksi padi sawah dan padi gogo: Implikasinya terhadap kebijakan peningkatan produksi padi. Badan Litbang Pertanian. http://www.litbang.pertanian.go.id/buku/swasembada

Downloads

Published

2026-01-13